Tentang Penyusun

Yeptirani Hasanah Syari, 1984.

Seorang perempuan yang menyukai dunia maya terutama blogging. Selama menjalani aktivitasnya sebagai blogger, Yeptirani menyadari bahwa selama ini dia tidak dapat dilepaskan dari ragam tulis bahasa Indonesia. Dia juga menyadari bahwa banyak sekali kawan-kawan blogger yang menulis tanpa memperhatikan kaidah EYD yang berlaku.

Karena itulah, sambil belajar Yeptirani mencoba menulis dan menyusun ulang aturan-aturan dan kaidah-kaidah yang berhubungan dengan ragam tulis bahasa Indonesia dalam suatu blog. Yeptirani berharap, akan makin banyak kawan-kawan blogger yang memperhatikan aturan dan kaidah ragam tulis bahasa Indonesia.

Selain “EYD di Layar Anda,” Yeptirani juga memiliki banyak blog lain yang dibuat berdasarkan fungsinya masing-masing. Ada blog yang berisi karya sastra amatiran Yeptirani, blog berisi catatan hariannya (baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris), blog tentang keadaan kotanya (juga dwibahasa), dan blog tentang informasiinformasi yang ingin disampaikannya.

  1. 24 November 2009 pukul 01:06

    Mbak, subjudul blog ini ‘kan “Ejaan bahasa Indonesia yang disempurnakan di hadapan Anda”, bukankah seharusnya “Ejaan Bahasa Indonesia yang disempurnakan di hadapan Anda” atau justru “Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan di Hadapan Anda”?

    Terima kasih, Ejajufri🙂 (kakak atau abang, ya?)
    Ejajufri… kalo untuk komentar, gak usah pake bahasa baku aja, ya (^_~)

    Ejajufri pasti sudah baca artikel yang ini, tentang huruf kapital. Nah, subjudul itu memang saya buat bukan sebagai subjudul tapi hanya kalimat biasa (tagline gitu lah). Saya kurang naruh titik sih.. saya edit, ya..

    Tujuannya, supaya kelihatan bahwa di situ ditulis bahasa Indonesia, bukan Bahasa Indonesia. Karena, bentuk bakunya memang bahasa Indonesia, bukan Bahasa Indonesia. Gitu, loh😀

    Terima kasih buat komentarnya… mohon bantuannya.. (^_^)

  2. Ade
    24 Agustus 2011 pukul 02:04

    Thanks ya sudah nulis blog ini…sangat membantu untuk saya kalau sedang menulis laporan🙂

    sama-sama

  3. 25 Januari 2013 pukul 04:07

    Mau nanya bu… Mana yang benar? “mengkambinghitamkan”, atau “mengambinghitamkan” ?
    “Memperhatikan” atau “Memerhatikan” ?
    “Memprogram” atau “Memrogram”, mirip dengan “Memprihatinkan” atau “Memrihatinkan” ?
    terima kasih bu…

    1. Mengambinghitamkan. k lesap saat mendapatkan imbuhan.
    2. Memperhatikan. Karena kata ini berasal dari kata memper+hati+kan
    3. Memprogram, dan memprihatinkan. Dua konsonan yang berurutan tidak lesap saat mendapatkan imbuhan. Contoh lain adalah: “mensyukuri”, bedakan dengan “menyukseskan” atau “menyejahterakan.”

  4. fafa
    2 September 2013 pukul 13:05

    Terima kasih …

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: