Arsip

Archive for 4 Oktober 2009

Penulisan Huruf dalam Bahasa Indonesia

4 Oktober 2009 28 komentar

HURUF KAPITAL

Dalam Pedoman Umum EYD terdapat beberapa kaidah penulisan huruf kapital. Berikut ini disajikan beberapa hal yang masih perlu kita perhatikan.

  • Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama pada awal kalimat.
  • Contoh: Dia mengantuk; Apa maksudnya?; dll.

  • Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama petikan langsung.
  • Contoh: Adik bertanya:”Kapan kita pulang?”

  • Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama dalam menulis ungkapan yang berhubungan dengan hal keagamaan, kitab suci, dan nama Tuhan, termasuk kata ganti untuk Tuhan.

Contoh: Allah, Yang Mahakuasa, Atas rahmat-Mu (bukan atas rahmatmu), dll.

Huruf kapital tidak dipakai sebagai huruf pertama untuk menuliskan kata-kata, seperti, imam, makmum, doa, puasa, dan misa.

  • Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama gelar kehormatan, keturunan, dan keagamaan yang diikuti nama orang.
    Contoh: Sultan Hasanuddin, Nabi Muhammad, Imam Hanafi, dll.

Huruf kapital tidak dipakai sebagai huruf pertama nama gelar kehormatan, keturunan, dan keagamaan jika tidak diikuti nama orang.

Contoh: Seorang nabi adalah utusan Tuhan, Sebagai seorang sultan, dia patut dihormati, dll.

  • Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama nama jabatan dan pangkat yang diikuti nama orang, nama instansi, atau nama tempat.

Contoh: Gubernur Bali, Gubernur Fauzi Bowo, Kepala Kantor Wilayah, dll.

Nama jabatan dan pangkat itu tidak ditulis dengan huruf kapital jika tidak diikuti nama orang, nama instansi, atau nama tempat.

Contoh: Siapa yang dilantik menjadi gubernur?, Ayah dia seorang jenderal bintang tiga.

  • Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama nama bangsa, suku, dan bahasa.

Contoh: bangsa Indonesia, suku Banjar, bahasa Perancis.

Perhatikan penulisan berikut!

Mengindonesiakan kata-kata asing; keingris-ingrisan

Perhatikan juga bahwa yang dituliskan dengan huruf kapital hanya nama bangsa, nama suku, dan nama bahasa, sedangkan kata bangsa, suku, dan bahasa ditulis dengan huruf kecil saja.

Contoh: bangsa Indonesia; suku Banjar; bahasa Perancis.

  • Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama nama tahun, bulan, hari, hari raya, dan peristiwa sejarah.

Contoh: tahun Hijriah; bulan Agustus; hari Waisak; perang Salib; Republik Indonesia.

  • Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama nama khas geografi.

Contoh: Sungai Barito; Danau Toba; Asia Tenggara; Pulau Bangka; Gunung Semeru.

Huruf kapital tidak dipakai sebagai huruf pertama kata-kata umum:

Contoh: dia hanyut di sungai; gunung mana yang akan kita daki?

  • Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama nama resmi badan, lembaga pemerintahan, dan ketatanegaraan, serta nama dokumen resmi.

Contoh: Majelis Permusyawaratan Rakyat; Undang-Undang Dasar 1945.

Tapi perhatikan!

menurut undang-undang dasar kita, Saudara dapat dijatuhi hukuman berat.

  • Huruf kapital dipakai dalam singkatan nama gelar dan sapaan.

Contoh: Dr. M.A. S.H. Sdr.

  • Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama kata penunjuk hubungan kekerabatan seperti bapak, ibu, saudara, kakak, adik, dan paman yang dipakai sebagai kata ganti sapaan.

Contoh: Kapan Bapak berangkat?; Mau kemana, Bu?

Namun, perhatikan!

*Kita harus menghormati ibu kita!

  • Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama kata ganti orang kedua (Anda)

Contoh: Tahukah Anda tentang kabar itu?; Saudara diundang ke rumah

HURUF MIRING

  • Huruf miring dalam cetakan dipakai untuk menuliskan buku, majalah, dan surat kabar yang dikutip dalam keterangan.

Contoh: Sudahkah anda membaca koran Kompas hari ini?

  • Huruf miring dalam cetakan dipakai untuk menuliskan kata nama ilmiah atau ungkapan asing.

Contoh: Nama latin untuk tanaman padi adalah Oriza sativa.

  • Huruf miring dalam cetakan dipakai untuk menegaskan atau mengkhususkan huruf, bagian kata, atau kelompok kata.

Contoh: Huruf pertama kata dunia adalah d; Buatlah sebuah karangan dengan tema lingkunganku!

Kata hari ini:
Bingung mencari padanan kata MOUSE dalam bahasa Indonesia? Kata MOUSE dalam bahasa Indonesia adalah TETIKUS.